oleh

Ketua Umum Lempar Minta Kasie Intel Kejari Tulang Bawang Klarifikasi

Tulang Bawang (Lampung). Wartaposgrup.co.id. Menyikafi aliran dana Fee proyek infrastruktur di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mesuji senilai Rp 100 Juta yang diduga di terima oleh Kasie Intel Kejari Kabupaten Tulangbawang yang berinisial R. Panglima Lembaga Pengabdian Anak Rakyat (LSM LEMPAR) Provinsi Lampung Ir Agust Jauharie Kreang meminta pihak berwenang dalam hal Kejaksaan Tinggi Lampung (KEJATI) segera menuntaskan skandal yang di maksud
Selain itu, Agust meminta kepada Kejaksaan Negeri Menggala serta Kasie Intel dapat segera memberi Klarifikasi dan penjelasan kepada masyarakat Tulangbawang atas Fee proyek tersebut, di katakan, Agust bahwa Fee proyek tersebut yang melibatkan orang yang terhormat di bidang Hukum, yang sampai saat ini menjadi buah bibir di kalangan masyarakat Tulangbawang, untuk itu melalui Lembaga yang di pimpin nya meminta agar Kasie Intel memberi penjelasan secara terbuka.
“Sudah jelas permasalahan ini menghangat, dan sedah sepatutnya Kejari Tulangbawang tanggap dan singap mengatasi nya dengan meberikan Klarifikasi ke publik, sebagai badan Hukum yang terhormat seharusnya bersikap Responsif terhadap apapun yang terjadi dalam internal mereka. Tapi sekarang kenapa diam…? Kalau memang permasalahan ini benar-benar terjadi katakan apa ada nya, kalau tidak katakan tidak, serta lakukan langkah konkret yang berwibawa demi kehormatan”, kata Agust.
Panglima Lempar meminta pihak terkait dapat menindak lanjuti hingga sampai ada kepastian, jangan masalah besar ini di buat ngambang, kerena menurut informasi yang berkembang uang yang di berikan itu hasil Fee proyek milik seorang rekanan yang di berikan ke staf Dinas PUPR Rp 300 Juta. Dan diberikan ke oknum Kejaksaan Negeri Tulangbawang Rp 100 Juta.
” sekali lagi, pentolan Lempar meminta kepada Kejaksaan Tulangbawang untuk segera memberikan penjelasan/klarifikasi tentang pemberian Fee pŕoyek tersebut kepada Kasie Intel Kejari Tulangbawang, agar masyarakat mendapat kejelasan dari polemik yang menjadi buah bibir di kalangan masyarakat, serta jangan sampai masyarakat menilai Kejaksaan Negeri Tulangbawang SURGA NYA PARA BAGI PARA KORUPTOR,” ujar Pelentos. Dalam waktu dekat ini Lembaga yang di nahkodai nya, akan mengadakan Class Action (Aksi Moral di Kantor Kejaksaan Negeri Tulangbawang). (Feri).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed