oleh

Perbup 38 , Pasal 7 dan 8 Wajib diketahui warga masyarakat

Pringsewu – Dalam rangka melaksanakan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 dan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis
Penyusunan Peraturan Kepala Daerah Dalam Rangka Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 di Daerah, perlu menetapkan Peraturan Bupati tentang Penerapan Disiplin dan
Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019;

* Pasal 7 *

Kewajiban sebagaimana dimaksud pada Pasal 6 meliputi protokol kesehatan di tempat dan fasilitas umum sebagaimana tercantum dalam Lampiran I yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Bupati ini yang meliputi :

A. fasilitas pelayanan kesehatan; B. tempat pembelajaran;
C. rumah ibadah;
D. perkantoran/tempat kerja, tempat usaha, tempat industri dan sejenisnya;
E. taman dan area publik lainnya;
F. pasar rakyat/tradisional dan sejenisnya;
G. pusat perbelanjaan/pasar modern/pertokoan dan sejenisnya;
H. restoran/rumah makan/kafe/warung/usaha sejenis;
I. toko obat/farmasi/alat kesehatan dan/atau fasilitas kesehatan;
J. salon, barbershop/spa dan sejenisnya;
K. hotel/wisma/penginapan/rumah kost dan sejenisnya;
L. tempat wisata dan hiburan;
M. tempat kegiatan sosial dan budaya;
N. moda transportasi;
O. tempat olah raga dan kegiatan kepemudaan;
P. tempat apel dan upacara;
Q. usaha ekonomi kreatif;
R. usaha jasa penyelenggaraan event/pertemuan; dan
S. area publik dan tempat lainnya yang dapat menimbulkan kerumunan orang/massa.

Pasal 8
Pengelola, penyelenggara atau penanggung jawab area publik dan tempat lainnya yang dapat menimbulkan kerumunan orang/massa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 huruf S wajib melaksanakan perlindungan kesehatan masyarakat, yang meliputi :

1. membatasi jumlah pengunjung paling banyak 50% (lima puluh persen) dari kapasitas area publik atau tempat lainnya;
2. mewajibkan pengunjung menggunakan masker;
3. menyediakan sarana cuci tangan dengan air mengalir dan sabun dan/atau cairan pembersih tangan (hand sanitizer);
4. mengatur waktu kunjungan;
5. mencegah kerumunan pengunjung;
6. melakukan pembatasan interaksi fisik pengunjung dengan rentang jarak paling sedikit 1 (satu) meter antar pengunjung; dan
7. melakukan pembersihan dan disinfeksi area publik atau tempat lainnya.(n)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed