oleh

Telisik Dana Ratusan Juta, ” Kemana Peruntukan Iuran Dana Korpri Pringsewu”

Pringsewu – Realisasi anggaran ratusan juta rupiah di Seketariat Dewan KORPRI Pringsewu tahun 2016 – 2019 dipertanyakan peruntukannya dikalangan Aparatur Sipil Negara Pemkab setempat.

Hasil Rekapitulasi data PNS berdasarkan golongan dilingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu dari Badan Kepegawaian Daerah Pringsewu jumlah ASN dengan golongan lV jumlahnya 1980 orang, golongan lll jumlahnya 2295 orang dan golongan ll ada 534 orang dengan jumlah total 4.809 PNS.

Dikatakan H, bahwa iuran yang ditarik disetiap bulannya, dilakukan berdasarkan golongan. Golongan lV Rp. 10,000,00, golongan lll Rp. 5000,00 dan golongan 2 Rp. 3000,00.

” Uangnya itu untuk apa peruntukannya selama ini, ” ucap sumber yang enggan disebutkan namanya. Selasa (14/01/20).

Terpisah, Seketaris Korpri Pringsewu Rudito saat dikonfirmasi diruang kerjanya terkait peruntukan iuran Korpri ia (red) hanya mengatakan iurannya dan paparan program program Korpri.

Dikatakannya, tahun 2017, 2018, 2019 setiap tahun kami ada laporan pemasukan dari seluruh OPD, baru tahun ini melalui kerekning korpri, 2019 non tunai biasa setor. Semenjak non tunai sekarang mulai tertib setiap bendaharanya setor.

Dijelaskannya, sekitar 25 % ditinggal 75 % untuk korpri, tahun 2018 kita masih kena setoran 25 % ke provinsi, semenjak 2019 ada aturan non tunai provinsi sudah tidak narik lagi. Setoran itu mulai Golongan 4 Rp.10,000,00, golongan 3 Rp. 5000,00 dan golongan 2 Rp. 3000,00.

” Mereka tiap bendahara nyetor kekorpri dan
ada beberapa upt yang bermasalah karena masih manual penyetorannya dan sebagian opd opd sudah non tunai, ” katanya.

Dipaparkannya, ” Kita punya Program banyak Santuann kematian dan kelahiran, bantuan tak terduga bagi ASN yang sakit akut yang perlu dibantu tapi sampai sekarang belum ada laporan. Kematian 1 juta perorang kalau meninggal untuk ASN , melahirkan 750 ribu untuk cesar sedangkan yang melahirkan normal Rp.500 ribu, ” ucapnya.

Selain itu, ” Program untuk bantuan sosial bingkisan lebaran khusus golongan 1 dan 2 yaitu 300 parcel untuk hari raya idulfitri dan Natal tahun kemarin tidak, tahun dulu 100 parcel untuk non muslim. Program hari raya idul adha dulu ada tapi tahun 2019 sudah g ada. Kita memberikan karangan bunga bagi yang meninggal dan bagi kegiatan kegiatan tertentu yang ada suratnya. Kegiatan halal bihalal yang diselenggarakan dipemda sehabis lebaran yang di bantu bagaian umum, kegiatan provinsi seperti mtq diprovinsi dan kegiatan Hut Korpri, ” tutupnya.

Terpisah Seketaris Daerah Pringsewu, Budiman yang juga Ketua Korpri Pringsewu saat dikonfirmasi awak media, Selasa (14/01/20) melalui pesan watshap.

” Tanya pak rudito saya lagi cuti, kaitan dengan iuran itu ada pertanggung jawaban pada rapat akhir tahun kepada pengurus korpri opd masing masing trims,” balasnya.(red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed